Di tengah ramainya Kota Ruteng, Manggarai – NTT, ada seorang lansia disabilitas bernama Pak Dodo yang setiap hari berjuang melawan kerasnya hidup seorang diri. Di usia 65 tahun, beliau hidup dengan keterbatasan fisik karena tangan dan kakinya tidak berfungsi normal. Untuk beraktivitas, Pak Dodo hanya mengandalkan kursi roda yang kondisinya sudah sangat tua dan tidak layak digunakan. Namun keterbatasan itu tidak membuatnya menyerah untuk mencari nafkah demi bertahan hidup.

Setiap hari Pak Dodo berjualan aksesori handphone dan mainan anak-anak di emperan toko. Barang yang dijual pun bukan miliknya sendiri, melainkan titipan orang lain yang hanya memberinya upah sekitar Rp10 ribu per hari. Penghasilan tersebut bahkan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan makan dan hidupnya sehari-hari. Lebih menyedihkan lagi, Pak Dodo tidak memiliki keluarga yang mendampingi maupun tempat tinggal yang layak. Setelah lelah berjualan, beliau hanya bisa beristirahat dan tidur menumpang di masjid yang berada di tengah kota. Di usia senjanya, ketika banyak orang menikmati hari tua bersama keluarga, Pak Dodo justru harus berjuang sendirian dan menjadikan masjid sebagai satu-satunya tempat berteduh.
Melalui program ini, kami mengajak #KawanKebaikan untuk membantu Pak Dodo memiliki kehidupan yang lebih layak. Donasi yang terkumpul akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, membantu modal usaha agar beliau memiliki penghasilan yang lebih baik, menyediakan kursi roda yang layak, serta mewujudkan tempat tinggal sederhana agar Pak Dodo tidak lagi tidur berpindah-pindah. Mari hadir menjadi harapan bagi Pak Dodo di masa senjanya. Klik tombol donasi sekarang dan bantu beliau menjalani hidup dengan lebih tenang dan bermartabat.
Legalitas
| Nama | : | Yayasan Bantu Beramal Bersama |
| Izin KEMENKUMHAM | : | AHU-0009568.AH.01.04.Tahun 2024 |
| Izin Kemenkeu (NPWP) | : | 19.875.390.7-542.000 |
| Izin NIB | : | 2706240049522 |
| Izin Domisili | : | 140/IV/2023 |
| Izin Dinsos | : | 846/564 |