Di usia 76 tahun, Abah Yusup masih berjuang mencari nafkah dengan berjualan balon keliling. Setiap pagi hingga siang, beliau berjalan sejauh 10–15 kilometer menyusuri jalanan demi mendapatkan penghasilan untuk memenuhi kebutuhan hidup bersama sang istri yang sedang sakit dan tidak lagi mampu berjalan. Sayangnya, penghasilan Abah sangat bergantung pada cuaca. Saat hujan turun, balon tak laku terjual dan Abah sering pulang tanpa membawa uang sama sekali.

Di balik senyumnya, Abah memikul beban yang begitu berat. Setelah seharian berjualan, beliau masih harus mengurus seluruh pekerjaan rumah dan merawat istrinya seorang diri. Dari hasil berjualan yang hanya sekitar Rp50.000–Rp75.000 saat ramai, sebagian besar harus digunakan kembali sebagai modal dan kebutuhan makan. Tak jarang, Abah pulang dengan tangan kosong, sementara di rumah sang istri menunggu dengan harapan masih ada makanan untuk hari itu. Namun, di tengah segala keterbatasan, Abah tak pernah mengeluh. Ia hanya terus berusaha dan berdoa agar dapat terus menemani istrinya hingga akhir hayat.
Hari ini, kita bisa menjadi bagian dari harapan Abah Yusup. Donasi yang terkumpul akan digunakan untuk membantu kebutuhan hidup sehari-hari, biaya pengobatan sang istri, serta mendukung usaha Abah agar dapat terus mencari nafkah dengan lebih layak. Mari hadirkan kepedulian untuk seorang lansia yang tetap bekerja keras demi keluarganya. Yuk, bersama #KawanKebaikan, ulurkan tangan dan bantu perjuangan Abah Yusup hari ini.
Legalitas
| Nama | : | Yayasan Bantu Beramal Bersama |
| Izin KEMENKUMHAM | : | AHU-0009568.AH.01.04.Tahun 2024 |
| Izin Kemenkeu (NPWP) | : | 19.875.390.7-542.000 |
| Izin NIB | : | 2706240049522 |
| Izin Domisili | : | 140/IV/2023 |
| Izin Dinsos | : | 846/564 |